Menjadi manusia yang walk the talk

Iosi Pratama

on May 21, 2020


Ketika berbicara mengenai hal baik itu begitu mudah yang hanya membutuhkan sebuah wawasan, ada hal selanjutnya yg tidak lagi mudah. Yaitu melakukan apa yang kita pikir itu baik.

Ditulisan kali ini saya ingin membahas sebuah prinsip islami yang orang barat panggil dengan idiom atau istilah walk the talk.

Menengok sebentar ke kamus US untuk mengetahui arti dari istilah tersebut.

To do what one said one could do, or would do, not just making empty promises.

Dalam bahasa Indonesia, kurang lebih kita bisa mengartikannya dengan melakukan apa yg seharusnya dilakukan, bukan cuma tahu dan menjadi wawasan.

Begini, mari kita lihat apa yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-harinya.

Pengetahuan dan aksi nyata yg tidak kompak

Kita tahu dan sadar suatu hal itu buruk

Tahu mana hal yang tidak memberikannya manfaat ke diri kita sendiri

Tapi masih saja melakukannya.

Kita tahu bermalas-malasan, menghabiskan waktu dengan menonton video youtube berjam-jam itu adalah hal yang kurang ada manfaatnya / sia-sia. Tapi tetap aja dilakukan.

Sebaliknya

Kita tahu suatu kebiasaan baik, tapi masih menunda dan tidak mau melakukannya.

Disini kita telah gagal melakukan walk the talk.

Apa lagi yaa contoh gagalnya

Tampilan tidak sesuai kenyataan

Ketika di social media kita menampilkan hal-hal baik agar orang lain suka dengan kita, namun di kenyataan setelah itu justru sebaliknya.

Tiap hari update story IG dan WA tentang quotes bijak agar kelihatan bijak di depan teman-teman namun dikenyataan melakukan hal yang sebaliknya.

Nggak cuma ngomong aja

Walk the talk bisa juga berarti nggak cuma ngomong aja. Tapi melakukan apa yg diomongin/direncanain.

Punya resolusi tahunan dan target hidup, tapi nggak bersedia untuk berlelah ria mencapai target tersebut.

Walk the talk sebagai pemimpin

Dalam memimpin, kita harus mampu menunjukkan hal-hal yang sesuai dengan rencana dan prinsip yang dipegang.

Pemimpin yang menjalankan rencananya.

Kata-kata yang diimbangi dengan aksi nyata.

Menjadi orang yang walk the talk ini akan membuat kita berada di level yang berbeda. Menjadi orang yang berisi yang nggak cuma ngomong doang.

Rasanya cukup untuk tulisan singkat pagi ini.