Untuk istriku, Surat untuk Masa Lalu

Iosi Pratama

on February 13, 2018


Sayang, kita perlu samakan pikiran dulu. Nggak ada kebahagiaan tanpa seijin Allah. Begitu pula tidak ada kesedihan yg berlarut tanpa seijin-Nya. Bukan kemampuanku untuk bisa selalu bahagiain kamu. Yang bisa kita lakukan adalah sama-sama belajar mengambil hikmah dari kehidupan sabar dan syukur ini. Karena kamu ujian bagiku agar selalu bersyukur. Surat untuk masa depan. *2024*