6 Posisi Yang dibutuhkan ketika membangun startup game

Iosi Pratama

on September 10, 2015


Seperti mengutip perkataan Bu Risma (Walikota Surabaya) pada tanggal .. Udah lupa saya, saat itu saya sedang mengikuti training Game Programmer.

Beliau mengucapkan “Industri Game adalah industri yang tidak pernah mati” Beliau juga menambahkan “Semua orang butuh hiburan ketika Stres , hiburan yang paling murah dan menyenangkan adalah game”

“Industri game adalah industri bebas dan semua orang punya kesempatan yang sama untuk menjadi developer (sang pembuat game)".

Dan bicara untuk bayaran seorang game developer, perhatikan berita dibawah ini

Bagaimana? Hebat kan kan? Itu aja masih game Angry Birds, apa lagi game seperti Getrich dan COC (Clash of Clans)? Tapi jangan melihat langsung hasilnya saja, karena perjuangan dibelakangnya sangat berat.

Tahu nggak Game Angry Birds adalah game keberapa yang diluncurkan oleh Rovio? Saat saya kunjungan di Industri di Malang, di Software House PT Alfa Soft, pemimpin dari Software House tersebut Pak Fatkhul Amri menjelaskan bahwa Angry Birds adalah game yang ke 52 dari Rovio.

Tuh kan, bagaimana jika saat meluncurkan game ke 51, Rovio menyerah karena game sebelumnya tidak laku di pasaran? Itulah perjuangan tanpa kenal putus asa.

Untuk membuat game tentunya juga tidak dapat sendirian atau hasil game yang dihasilkan kurang maksimal. Sebut saja Rovio, Game house sekelas Rovio dihuni oleh beberapa tenaga yang ahli di posisinya.

Dan bagi anda yang ingin membuat startup game setidaknya ada 6 orang yang dibutuhkan untuk anggota pertama kalinya, 6 anggota di 6 posisi berbeda. 6 Posisi tersebut yaitu:

1. Producer

Tugas producer adalah untuk membuat kerangka / flowchart bagaimana game itu berjalan. Producer harus memikirkan benar-benar agar rancangan berjalan dengan lancar dan tidak membingungkan gamer.

Producer harus pandai berfikir kapan gamer akan berpindah level atau ketika bagaimana Game akan berakhir. Dan itu semua harus sesuai

2. Artist

Setelah producer membuat kerangka game , kemudia Artist membuat segala bentuk yang berhubungan dengan seni baik itu gambar karakter, objek, ataupun animasi.

Objek atau karakter dari Artist akan diserahkan ke Game Designer untuk dididesain segala kelengkapannya agar tampak lebih bagus. Setelah didesain oleh Game Designer , karakter tersebut akan ditambahkan animasi oleh agar menjadi lebih interakrif sebelum diserahkan ke Programmer .

3. Game Designer

Game Designer akan membuat design yang dibutuhkan dalam pembuatan game. Game designer menerima objek atau karaketer dari Artist kemudian membuat menjadi semakin istimewa.

Game Designer juga membuat desainnya lainnya seperti scenario , karakter , background , maupun user interfacenya.

4. Music Composer

Music composer mempunyai tugas dalam membuat game semakin hidup dengan membuat sound-sound effect yang menarik dan membuat musik untuk mengungkapkan suasana yang sesuai dengan beberapa kejadian dalam game

5. Programmer

Setelah Producer membuat kerangka game lalu Artist membuat karakter kemudian didesain oleh Game Designer. Selanjutya adalah tugas programmer untuk menjadikan sebuah objek tersebut menjadi bahasa komputer kemudian menjadi game .

6. Game Tester

Setelah game dari programmer selesai, sebelum meluncurkan game nya, maka Game akan terlebih dahulu di coba , dan ini tugas dari Game Tester . Game Tester tidak hanya mencoba game tetapi juga harus bisa memberikan saran bagaimana game ini semakin baik lagi. Disarankan game tester adalah seorang gamer.

Bagaimana bagi yang anda yang ingin membuat startup game, tetapi tidak memliki 6 anggota di posisi diatas ? Alternatifnya adalah bila anda ingin membangun startup game minimal yang dibutuhkan adalah Programmer dan Artist.

Programmer dapat merangkap posisi misalnya juga sebagai producer dan game design . Sedangkan Artis merangkap merangkap menjadi Game tester.

Sedikitnya 2 oranglah yang penting jangan sendirian karena akan menguras pikiran dan waktu . Tidak terasa anda sudah diakhir artikel “

” Somaga artikel kali ini memberikan ilmu yang bermanfaat dan mampu menginspirasi anda untuk membuat startup game.

Ingat pesan dari Bu Risma “Industri Game adalah industri yang tidak pernah mati” jadi tetaplah semangat. Rovio bisa terkenal berkat game ke 52-nya yang berjudul Angry .